Blogger Widgets
Adventure story of life adalah kumpulan dari beberapa perjalanan cerita petualangan dan kehidupan oleh penulis maupun reader yang dikemas serta dibingkai dengan baik agar mudah untuk dipahami dan disimak ulang oleh readers

Translate

Friday, 27 November 2015

Cantik nan Eksotiknya Kedung Tumpang

Hai,sahabat adventures apa kabar??? Baik... Selamat datang dan Berjumpa kembali di Adventure Is Story Of Life :).

Pada edisi kali ini Sahabat adventure akan berbagi cerita perjalanan yang pernah dikunjungi yaitu di Pantai Kedung Tumpang. Pantai Kedung Tumpang yang terletak di desa Pucanglaban,  kec. Pucanglaban Tulungagung. Lokasi pantai Kedung Tumpang tersebut berada searah dengan pantai Molang. Pada perjalanan kali ini para sobat adventure trip dengan menggunakan kendaraan pribadi yang ditempuh dari kota Surabaya menuju ke kota Tulungagung, dengan jarak perjalanan Surabaya ke  kota Tulung agung berkisar 5-6 Jam atau setara dengan 165KM. Jalur yang kita lewati adalah melalui mojokerto, jombang dan Kediri, Selain jalur tersebut kita juga dapat melalui jalur dari arah Malang-Blitar. Namun, Jalur lalu lintas jika kita melalui jalur yang pertama relatif lumayan lancar, dan juga relatif mudah dilewati karena tidak macet :).
Namun jika sahabat adventures dari kota Tulungagung ikuti petunjuk ke arah Blitar, hingga sampai di pertigaan Ngunut dan belok arah kanan. Jalan lurus mentok ketemu pertigaan lampu merah lalu belok kiri sekitar 21meteran hingga ketemu pertigaan pertama dan belok ke kanan mentok ketemu pertigaan belok kanan mentok belok kiri mentok ketemu pos jaga belok kanan sekitar 1KM'an ketemu pertigaan pertama belok kiri. Dari sini jalan mulai menanjak dan berkelok kelok yang mana tempat ini di kenal dengan sebutan Bukit Luk Songo (bukit kelok sembilan). Lepas dari bukit luk songo ikuti jalan hingga pasar Puser. Setelah Pasar Puser ketemu pertigaan ambil lurus mengikuti petunjuk ke pantai Molang. Dari sini tinggal mengikuti jalan utama hingga masuk desa Pucanglaban dan di ujung desa Pucanglaban terdapat pertigaan Pos Portal. Di pertigaan ini sudah dipasang papan petunjuk ke Pantai Kedung Tumpang yaitu belok kanan dimana kondisi jalan sudah berubah menjadi makadam (tanah berbatu). Perjalanan kami mulai disurabaya dari pukul 20.00 dengan kecepatan  normal sembari menikmati keindahan malam diperjalanan,sampai tiba di tulungagung pada pukul 00.20 Cukup melelahkan dan lumayan agak lama juga bagi kami,hehe. Meskipun begitu kita tetap melanjutkan perjalanan dan hari sudah mulai larut malam hingga akhirnya kita bersama teman-teman yang lain memutuskan untuk beristirahat di Masjidagung, kota tulungagung.
          Mentari pagi sudah mulai terbit,segeralah kami melanjutkan perjalanan ke lokasi yang dituju yakni Pantai Kedung Tumpang. Perjalanan dari kota tulung agung menuju ke Kedung Tumpang berkisar antara 120menit,lumayan agak lama :D. Pantai Kedung Tumpang adalah sebuah gugusan tebing karang yang membentang luas dari sisi barat pantai Blabak hingga sisi timur pantai Glogok dan tidak memiliki hamparan pasir. Namun Kedung Tumpang bukanlah sekedar gugusan tebing karang biasa,namun di sepanjang gugusan tebing karang tersebut terdapat beberapa kolam-kolam  alami yang terbentuk akibat dari erosi ombak laut. dimana kolam-kolam tersebut sangatlah jernih,indah,cantik dan eksotis yang akan menggoda siapapun untuk berenang di dalamnya. Akan tetapi,sebelum sahabat adventures berenang sebaiknya teman-teman memperhatikan kondisi air laut tersebut. Waktu yang tepat untuk berenang adalah disaat air laut sedang surut, karena jika kondisi laut sedang pasang,maka ombak besar akan menghantam keras tebing karang dan tumpah kedalam kolam-kolam tersebut. Jika kondisinya seperti ini maka akan berbahaya jika sahabat adventures berenang,karena bisa jadi sobat akan terseret ombak tersebut.
Setelah 120 menit perjalanan akhirnya tibalah kami di objek wisata yang dituju. Namun sampai ditempat tujuan kita harus turun dari kendaraan, sebabnya dari objek wisata tersebut tidak memiliki akses kendaraan untuk masuk kedalam hingga akhirnya kita parkirkan kendaraan diluar objek wisata dengan tarif Rp 10.000/mobil. Itupun kita harus berjalan menuruni bukit kembali dari tempat parkir ke pantai Kedung Tumpang,dengan  jarak yang ditempuh berkisar 120menit atau setara dengan 4KM, cukup melelahkan juga kan :D. :).
Maklumlah karena wisata pantai ini merupakan wisata alami yang belum dikelola oleh dinas pariwisata Tulungagung dan masih dikelolah sendiri oleh warga sekitar. Jika kondisi fisik tidak memungkinkan kami menyarankan untuk ke lokasi tersebut dengan menggunakan trasportasi ojek warga yakni hanya dengan membayar seharga Rp. 15.000 rupiah sekali jalan. Sesampainya sahabat adventures dipantai kedung tumpang tersebut tidak akan sia-sia karena akan menikmati pesona keidahan, nan eksotik pantai tersebut melalui keindahan alam yang masih natural
Berikut sekilas kisah dari perjalanan cerita kami di Pantai Coro, Terima kasih sudah membaca dan tak lupa untuk tinggalkan pesan ;).

No comments:

Post a Comment